hari ini.. detik ini... diriku sudah tak terdaya lagi untuk berbuat apa-apa...
ku tidak mengetahui apa yang patut dilakukan....
kenapa air mata ini mengalir laju...
di depan mereka ku membohongi diriku bahawa ku gembira..
Ya Allah.. berilah daku petunjukMu...
hanya diriMu yang berhak menentukan segalanya...
berilah ku petunjuk.. apa yang perlu diperbuat lagi oleh hambaMu ini....
ya Allah...hanya padaMu ku memohon..dn pasrah...
ku tahu masaku telah hampir...
ku tahu mungkin tiada lagi sinaran bulan mmpu ku lihat..
jawapan kepada persoalan hati masih tiada jawapannya..
apakah mungkin Kau telah memberinya dn ku tidak menyedarinya...
sebelum ku pergi..
izinku melihatnya..walau hanya dari kejauhan...
cinta dn kasihMu menyeliputi apa yang ada di langit dan di bumi..
perkenankanlah permintaanku..
izinku coretkan kisahku ibarat kisah Nur Amina dan Adam...
walau hanya sebentar..sedetik lebih..
andai masa.. waktu..tidak memberiku kesempatan...
berilah dirinya kebahagiaan...
agar dptku lihat dr atas sana...
mungkin kisahku selama ini hanyalah khayalan semata...
namun itulah saat ku syukuri dn ku kenang sehingga akhir nafas...
tapi ku redha.. redha andai itu yang terbaik untuk diri ini.....
selamat malam sayangku...
Sunday, May 22, 2011
Monday, May 16, 2011
Izinkanku Merasa Kebahagiaan Itu.....
Ayushita- Tuhan Berikan Aku Cinta
Walau aku senyum bukan berarti
Aku selalu bahagia dalam hari
Ada yang tak ada di hati ini
Di jiwa ini hampa
Ku bertemu sang adam di simpang hidupku
Mungkin akan ada cerita cinta
Namun ada saja cobaan hidup
Seakan aku hina
Tuhan berikanlah aku cinta
Untuk temaniku dalam sepi
Tangkap aku dalam terang-Mu
Biarkanlah aku punya cinta
Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta
Ku bertemu sang adam di simpang hidupku
Mungkin akan ada cerita cinta
Namun ada saja cobaan hidup
Seakan aku hina
Tuhan berikanlah aku cinta
Untuk temaniku dalam sepi
Tangkap aku dalam terang-Mu
Biarkanlah aku punya cinta
Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta
Walau aku senyum bukan berarti
Aku selalu bahagia dalam hari
Ada yang tak ada di hati ini
Di jiwa ini hampa
Ku bertemu sang adam di simpang hidupku
Mungkin akan ada cerita cinta
Namun ada saja cobaan hidup
Seakan aku hina
Tuhan berikanlah aku cinta
Untuk temaniku dalam sepi
Tangkap aku dalam terang-Mu
Biarkanlah aku punya cinta
Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta
Ku bertemu sang adam di simpang hidupku
Mungkin akan ada cerita cinta
Namun ada saja cobaan hidup
Seakan aku hina
Tuhan berikanlah aku cinta
Untuk temaniku dalam sepi
Tangkap aku dalam terang-Mu
Biarkanlah aku punya cinta
Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta
Thursday, April 7, 2011
detik...saat...waktu...mungkinkah terhenti...

Terhenti Di Sini oleh Asfan
Sedangku membaca wajahmu
Senyumanmu menggambarkan sesuatu
Jika kau fahami isi hatiku
Ku tak ingin waktu henti tanpamu
Dirimu menyalahkan sebuah erti
Tapi diriku masih terhenti di sini
Dan jalanku masih belum dapat ku pasti
Namun diriku masih terhenti di sini
Andai kau dapat memahami
Bahawa ku menangung semua ini
Bukan niatku ingin kau pergi
kerna ku masih terhenti di sini
Dirimu menyalahkan sebuah erti
Tapi diriku masih terhenti di sini
Dan jalanku masih belum dapat ku pasti
Namun diriku masih terhenti di sini
Tiada daya untuk ku lakukannya
Kau tiba, di waktu ku masih punyai cinta
Tiada daya untuk ku lakukannya
Kau tiba, di waktu ku masih punyai cinta
Dirimu menyalahkan sebuah erti
Tapi diriku masih terhenti di sini
Dan jalanku masih belum dapat ku pasti
Namun diriku masih terhenti di sini
Tiada daya untuk ku lakukannya
Kau tiba, di waktu ku masih punyai cinta
Tiada daya untuk ku lakukannya
Kau tiba, di waktu ku masih punyai cinta
Sunday, March 20, 2011
Lost..

Faizal Tahir- Hanyut...
Harus bagaimana lagi
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku
Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua
Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa
Chorus
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku
Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu
Ulang Chorus
--Haruskah diri ini melangkah pergi..
--Haruskah diri ini berupaya untuk melangkah lagi..
--Haruskah tangisan ini berhenti di sini..
--Haruskah ku memulakan langkah untuk menutup cerita yg lama..
--Haruskah ku teguhkan hati melupakan segalanya..
--Haruskahku menerimanya setekad hati..
Ya Allah..diri hambamu ini hanyalah kerdil dibanding alam yg tersergam indah..
Andai ini takdirmu..mengapa berat untukku membuka lembaran yang baru..
Masihkah tersisa...Kenangan itu..Kegembiraan itu...Kebahagiaan itu..
Ataukah ia hanya khilaf..Khilaf hambaMu yang lemah dengan nafsu dunia..
Berikan ku sinarMu ya Allah..
Teguhkan ku dgn imanku..
Cekalkan hatiku menghadapi dunia..
Kesakitan yang Kau berikan.. izinkanku hadapinya dengan penuh kesabaran..
Kebahagiaan insan-insan di sekelilingku..
Mungkin itu yang terbaik..
Hanya itu doaku selama ini..
Kudratku..Teguhkanlah..demi impian ibuku...
Saturday, March 5, 2011
Segala-galanya Sudah Tersurat

Tiada lagi yang mampu ku ungkap...
Cukuplah sepi di sini..
Segala-galanya yg hadir hnyalah utk sekadar waktu...
Dengan hnya terlihatkannya..sudah memberi seribu jawapan bg setiap persoalan...
Ya Allah...terima kasih...
Kerana memberi jawapan itu...
Tiadalg yg ku mohon...
Hanyalah kejayaan dn kebahagiaan bersamanya..
Kaca yang bersepihan...takkan ada sebarang gam untuk mencantumkannya kembali...
Bagaimana perit ini harusku lalui..
Harusku lakukan....
Beriku kekuatan wahai tuhanku...
Untukku bernafas menghirup udaraMu....
Untukku melihat alam ciptaanMu...
Untukku bertahan di atas dugaanMu...
Terima kasih untuk segalanya....
Monday, February 28, 2011
A bit of speech...

Someone ever said....
What goes around comes around.
Work like you don't need the money.
Love like you've never been hurt.
Dance like nobody's watching.
Sing like nobody's listening.
Live like it's Heaven on Earth.
May there always be work for your hands to do;
May your purse always hold a coin or two;
May the sun always shine on your windowpane;
May a rainbow be certain to follow each rain;
May the hand of a friend always be near you;
May God fill your heart with gladness to cheer you.
Friday, December 31, 2010
selamat tahun baru....
selamat tahun baru sumer!!!!!
yeepi... seronok... dpt tgk bunga api belakang umah... walau hanya dr padang belakang umah... see.. tk perlu jalan jauh2 sampai KLCC, KL tower, Dataran Merdeka, or what so ever yg seumpamanya..dr belakang umah jer pun can save our money..:)
Syukur.. kehadrat Ilahi..aku masih dapat menghidu nafas lega... aku masih bernafas di sini.. melihat alam ciptaanNya yang sangat indah...walau kaki yang masih sakit.. tp syukur...akhirnya sampai juga di tahun yang baru ini.. untuk meneruskan perjuangan..
Bagi semua.. sememangnya mesti ada azam baru.. tahun ini aku jua ada azam baru.. dan tahun ini adalah tahun yang amat-amat bermakna untukku.. kerana aku bakal memasuki semester terakhirku di Universiti Putra Malaysia..insyaAllah dgn izinNya aku bakal menamatkan pengajianku dan menggulung segulung ijazah atas nama perjuangan...
Bagi sahabat-sahabatku.. mungkin mereka telah lama mendapatkannya..jalan yang mereka lalui sangat mudah dan senang...lancar dan sempurna..mungkin tidak bagiku...
bagiku, andai dapat ku mendapatkannya, telah beribu bahkan berjuta baldi dan bekas seandainya dapat menadah air mata yang telah dititiskan...
kisahku bermula.. saat menjejak kaki di MRSM.. kusangka jalanku lebih gemilang disana dgn harapan dan doa seorang ibu.. namun, ranjau yg disangka mudah tidaklah semudah yang disangka...erti pengorbanan, erti persahabatan, mengajarku erti kehidupan.. disinijuga ku mengenali seseorang...walaupun sudah dihujung pengajian..
namunku hanya mampu memendam perasaan dan melihatnya pergi... bila kusedar tiada taraf dapat menyamakan kami..mungkin hnya pd dasar iman ku mampu berharap..
Selesai mengambil keputusan SPM..walaupun tidak segemilang yang disangkakan..ku amat bersyukur...7a.2b..alhamdulilah.. saat shbtku yang pernah rapat ketika di sekolah sudah menjejakkan kaki di universiti dgn hnya keputusan percubaan.. aku redha...shbt yg pernah ku kenali mulai menghilang satu persatu..ku meneruskan perjuangan di Kolej Matrikulasi..
tidakku sangka.. panas yg kusangka ke ptg.. rupanya hujan di tengahari..azam baru yang ingin ku corakkan di cni, rupanya diuji...satu hari, ku mengikuti acara merentas desa..tidakku sangka..setelah sampai di garis penamat, segalanya malap..sedar2, ku sudah terbaring di katil hospital Ipoh, Perak...ku sangka ia akan berakhir di situ, tetapi sebenarnya itulah permulaannya kehidupanku dirumah keduaku iaitu HOSPITAL..
Badanku yang sebelumnya mudah bergerak kesana kesini, seakan semakin sukar...
Langkah yang dahulunya laju dn pantas, tiba2 menjadi perlahan di kala ku cepat dn mudah merasa letih..kusangka hnya jasadku yg tidak berkeupayaan.. rupanya org lain disekelilingku jua menjadi rapuh dan mula menghilang satu persatu..
Maka bermulalah perjalanan hidupku keluar masuk hospital..tidak dapat dihitung betapa banyak hospital kerajaan, betapa banyak pertemuan dengan doktor sehingga sampai satu tahap ku x ingin menemuinya lagi.. sehingga sampai satu tahap diriku ini berputus asa untuk meneruskan lagi perjalanan, melihatkan ubat-ubatan yang perlu ku ambil dan bergantung padanya...
Yang paling membuatku menangis, disaatku amat memerlukan.. kata-kata semangat dr insan bergelar sahabat.. mereka hilang...menyepi... bahkan ada yang membuat cerita bahawa aku sengaja membuat cerita tentang penyakit yang ku hadapi dan tanpa bertanya sendiri dariku..sedih. pilu yang tidak terhingga.. sehingga ku putuskn untuk tidaklagi berhubung dengan mereka...bagaimana berjayanya hidup mereka dn mungkin betapa hinanya kehidupanku kerana tidak berjaya...
Ku melangkah lagi..
berkat sokongan dari umi tercinta....masih teringat air mata yg umi titiskan setiap kali badanku dicucuk2 dengan ubat, masih teringat setiap kali perbalahan diantara umi dan abi yang terpaksa berulang alik ke Perak setiap kali ku masuk hospital, walau x pernah seorang pun sahabatku hadir melawat dikala itu, ku teruskan untuk melangkah lagi....
walau kadangkala tatkala ku dimasukkan, tanpa sebarang wang di tangan untuk membeli apa2, tanpa hp untuk ku hubungi sesiapa, dan setiap kali ku dimasukkan dalam keadaan tidak sedar, dan tanpa sesiapa disisiku pabila mata ini terbuka..ku hanya mampu pasrah...menanti Lunch Hour atau Dinner dan sesuap makanan hospital untuk mengalas perutku yang kosong...bila terimbas kembali, telah banyak ku susahkan jururawa di hospital hanya sekadar mahu meminjam sepasang selipar untukku ke tandas..{ku tertawa sendiri}
berkat dorongan dr umiku.. ku sekadar mahu meneruskan lagi.. ku mengulangi perjalanan pengajianku di Matrikulasi selama setahun.. pada waktu tidak menerima sebarang tawaran di Institut Pengajian Tinggi, sekali lagi air mata ini mengalir... mungkin ini kegagalanku.. masakan tidak... hari yang ku hadir mengikuti kuliah di tahun yang pertama lebih sedikit daripada hari-hariku di hospital...Perjalanan pembelajaran dimatrikulasi yang sentiasa cepat dan laju membuatku tidak dapat mengikutinya...mungkin ini yang ku namakan takdir... walau dengan tangisan.. tidak dapat ku ungkap...namun ku teruskan jua....
tahun yang kedua..di pusat matrikulasi yang sama..hari pertama ku katakan ku hanyalah budak "second intake", namun dek kerana kematanganku dan usiaku, akhirnya adik-adikni dapat tahu..apatah lagi ada junior dr MRSM yg sama tapi tidak mengenaliku semasa di sekolah..gelaran "Kak Wa" hadir di kemudian hari..mereka menghormatiku, namun kadang-kadang ku terasa kesepian mencengkam diri kerana mereka meng"asing"kanku dr sebarang aktiviti kelas yang sepatutnya bersama...ku pasrah melangkah lagi....mahuku beri segulung ijazah untuk umiku atas sokongan tanpa hentinya...hanya kerana tidak mahu membazirkan wang minyak dan tol, setiap kali ku masuk hospital di tahun kedua pengajianku di matrik, ku mendiamkan diri drpd memberitahu keluargaku...maka disini bermula perjalananku untuk berdiri sendiri, bangun dr katil hospital, pnjam duit 50 sen dr mkck2 katil yang berjiran denganku atau dengan jururawat, dan mula menelefon pkck van matrik utk pulang sendiri ke matrik..
Terasa lucu apabila terimbau kembali kerana kadang2 naik van balik tanpa sebarang kasut dan berjalan sendiri naik ke bilik.."pkck Husin, terima kasih sllu amik sy masa masuk hospital"...akhirnya perjuangan ku tamat disini... dengan beroleh 3.51 CGPA keseluruhan dan dengan rasa gembira dan syukur ku panjatkan padaNya, ku memilih kursus untuk diikuti di IPT kelak...
Selepas onak dan duri dilalui di matrikulasi, ku sangkakan akan hadir sinar yang lebih gemilang..ku memilih kelapan-lapan pilihanku yang tidak lari dari bidang Sains dan Biologi dan ku banyak memilik kursus dari Fakulti Sains Kesihatan.. mungkin tidak aku layak menjadi seorang doktor kini, namun ku hanya mahu menjadi seorang Pemulihcara Kerja atau Fisioterapi mungkin..hanya sekadar ingin menumpahkan kudrat yang tinggal untuk membantu orang lain... niatku cume satu, setelah banyak ku lihat insan terlantar di hospital, paling tidak mungkin ku dapat juga membantu orang dalam jalan yang sama..
Tapi..... kita hanya manusia yang mampu merancang... tapi segala ketetapan itu tetap jua dariNya...kelapan-lapan pilihanku tidak ada satu yang dapat...terasa bagai jarum yang terhunus di dada saat menerimanya... ku mendapat tawaran sambung di Universiti Teknologi MARA dalam jurusan Sains Sistem Cerdas {mungkin jarang sekali mendengarnya bukan?} kusangkakan aku bakal mengajar orang bersenam.. or something sort of it.. tapi sebenarnya kursus ini lebih dikenali dalam bahasa Inggerisnya {Artificial Intelligence} --[itupun leps wat research dlm internet]..basicly kursus ini adalah mengenai memprogramkan dan membuat satu sistem yang lebih canggih..Dua tahun dalam kotak fikiranku adalah mengenai manusia {Biologi} sebab Sc Hayat, dan sekarang yang perlu ku pelajari adalah segalanya berkaitan Fizik, Komputer, Program....kursus ini adalah yang tertinggi di Fakulti Sains dan Komputer, namun mempelajarinya amat sukar sekali untukku...setakat buat Powerpoint, Word, i still can manage it...
but to do Programming language??? learning all the kind of C++, BOOLEAN, JAVA... dengan bahasa Komputer yang hanya mampu tafsirkan dua digit iaitu 0 dan 1, ASCII, Allah sahaja tahu dugaanku ini.. ku tempuhi jua...Math, still can handle... but Programming???? mmg angkat bendera putih..mybe i'm just so stress dan penyakitku tidak sembuh sepenuhnya..sebenarnya kursus ni amat menarik...tp for someone really have passion in it.. ulang semula.."PASSION"..aku lebih rela melukis daripada menekan-nekan papan kekunci ini...tp x sangka, ESSAY mengenai "IF U GIVEN CHOICE TO CREATE OR INVENT A MACHINE, WHAT WOULD U DO?" membuatku terpilih menjadi salah seorang pelajar pertukaran ke jepun untuk hadir satu seminar tentang penciptaan ROBOT2 di sana..{sjeje kot lecturer tu pilih essay aku untuk aku gi sana, sebab tgk muka stress jer bila blja, mana taknyer, im just the only person who doesn't stop asking question} hehe..mcm bestjer kan??
tp x.. kesihatanku tak mengizinkan ku pergi.... kadang nak salahkan takdir pun ade gak.. sebab kalau aku x sakit, doktor leh bagi lampu hijau untukku berjalan jauh kesana... sekalilagi.. ku akurkan kata-kata umiku..."adik, jangan sesekali buruk sangka dengan Allah, Dia dtgkan sesuatu mungkin ada hikmahnya kita tak tahu" enam bulan = satu semester ku di sana...akhirnya disember 2007, ibarat satu sinar hadir menyinari..apabila diri ini mendapat tawaran ke Universiti Putra Malaysia dalam bidang Ijazah Sains dgn Pendidikan yg paling penting {majoring Biologi} :)
Atas nasihat umi yang dahulunya bekerja sebagai pendidik menyarankan ku menerimanya... Akhirnya ku teruskan perjuanganku disini..dengan satu azam baru.. fresh air..new environment..new hope..ranjau yang ku tempuh disini, kelak akan sampai ke penghujungnya... dlm tahun ini.. 2011...
Mungkin takkan dapat ku berbakti kepada org yg sakit di hospital, namun inilah jalan ketentuanNya untuk menjadi pendidik kepada anak bangsa.. tanpa guru, takkan mungkin lahir seorang Perdana Menteri bukan? {hehe}..gurauan..
Ranjau yang kulalui selama mana ku menjejakkan kaki di Universiti ini tidak perlulah ku ungkai satu persatu... kerana kelak, mungkin air mata berguguran semula...
Apa yang telah ku hilang... Mungkin akan kemabali satu persatu...
Hanya kudrat ku panjatkan padaNya.. agar ku dapat meneruskan perjuangan ini bagi sebuah kemenangan..
Ya Allah.. beriku sinar.. beriku petunjuk... beriku ketabahan.. jangan Kau palingkan diriku dari mendekati Mu...tetapkan pendirianku..permudahkan perjalananku..
Salam Tahun Baru Semua...
Semoga kita semua mendapat sinar yang lebih baik..drpd hari-hari yang telah berlalu..
Ameen.. Ya Rabbalalamin..
yeepi... seronok... dpt tgk bunga api belakang umah... walau hanya dr padang belakang umah... see.. tk perlu jalan jauh2 sampai KLCC, KL tower, Dataran Merdeka, or what so ever yg seumpamanya..dr belakang umah jer pun can save our money..:)
Syukur.. kehadrat Ilahi..aku masih dapat menghidu nafas lega... aku masih bernafas di sini.. melihat alam ciptaanNya yang sangat indah...walau kaki yang masih sakit.. tp syukur...akhirnya sampai juga di tahun yang baru ini.. untuk meneruskan perjuangan..
Bagi semua.. sememangnya mesti ada azam baru.. tahun ini aku jua ada azam baru.. dan tahun ini adalah tahun yang amat-amat bermakna untukku.. kerana aku bakal memasuki semester terakhirku di Universiti Putra Malaysia..insyaAllah dgn izinNya aku bakal menamatkan pengajianku dan menggulung segulung ijazah atas nama perjuangan...
Bagi sahabat-sahabatku.. mungkin mereka telah lama mendapatkannya..jalan yang mereka lalui sangat mudah dan senang...lancar dan sempurna..mungkin tidak bagiku...
bagiku, andai dapat ku mendapatkannya, telah beribu bahkan berjuta baldi dan bekas seandainya dapat menadah air mata yang telah dititiskan...
kisahku bermula.. saat menjejak kaki di MRSM.. kusangka jalanku lebih gemilang disana dgn harapan dan doa seorang ibu.. namun, ranjau yg disangka mudah tidaklah semudah yang disangka...erti pengorbanan, erti persahabatan, mengajarku erti kehidupan.. disinijuga ku mengenali seseorang...walaupun sudah dihujung pengajian..
namunku hanya mampu memendam perasaan dan melihatnya pergi... bila kusedar tiada taraf dapat menyamakan kami..mungkin hnya pd dasar iman ku mampu berharap..
Selesai mengambil keputusan SPM..walaupun tidak segemilang yang disangkakan..ku amat bersyukur...7a.2b..alhamdulilah.. saat shbtku yang pernah rapat ketika di sekolah sudah menjejakkan kaki di universiti dgn hnya keputusan percubaan.. aku redha...shbt yg pernah ku kenali mulai menghilang satu persatu..ku meneruskan perjuangan di Kolej Matrikulasi..
tidakku sangka.. panas yg kusangka ke ptg.. rupanya hujan di tengahari..azam baru yang ingin ku corakkan di cni, rupanya diuji...satu hari, ku mengikuti acara merentas desa..tidakku sangka..setelah sampai di garis penamat, segalanya malap..sedar2, ku sudah terbaring di katil hospital Ipoh, Perak...ku sangka ia akan berakhir di situ, tetapi sebenarnya itulah permulaannya kehidupanku dirumah keduaku iaitu HOSPITAL..
Badanku yang sebelumnya mudah bergerak kesana kesini, seakan semakin sukar...
Langkah yang dahulunya laju dn pantas, tiba2 menjadi perlahan di kala ku cepat dn mudah merasa letih..kusangka hnya jasadku yg tidak berkeupayaan.. rupanya org lain disekelilingku jua menjadi rapuh dan mula menghilang satu persatu..
Maka bermulalah perjalanan hidupku keluar masuk hospital..tidak dapat dihitung betapa banyak hospital kerajaan, betapa banyak pertemuan dengan doktor sehingga sampai satu tahap ku x ingin menemuinya lagi.. sehingga sampai satu tahap diriku ini berputus asa untuk meneruskan lagi perjalanan, melihatkan ubat-ubatan yang perlu ku ambil dan bergantung padanya...
Yang paling membuatku menangis, disaatku amat memerlukan.. kata-kata semangat dr insan bergelar sahabat.. mereka hilang...menyepi... bahkan ada yang membuat cerita bahawa aku sengaja membuat cerita tentang penyakit yang ku hadapi dan tanpa bertanya sendiri dariku..sedih. pilu yang tidak terhingga.. sehingga ku putuskn untuk tidaklagi berhubung dengan mereka...bagaimana berjayanya hidup mereka dn mungkin betapa hinanya kehidupanku kerana tidak berjaya...
Ku melangkah lagi..
berkat sokongan dari umi tercinta....masih teringat air mata yg umi titiskan setiap kali badanku dicucuk2 dengan ubat, masih teringat setiap kali perbalahan diantara umi dan abi yang terpaksa berulang alik ke Perak setiap kali ku masuk hospital, walau x pernah seorang pun sahabatku hadir melawat dikala itu, ku teruskan untuk melangkah lagi....
walau kadangkala tatkala ku dimasukkan, tanpa sebarang wang di tangan untuk membeli apa2, tanpa hp untuk ku hubungi sesiapa, dan setiap kali ku dimasukkan dalam keadaan tidak sedar, dan tanpa sesiapa disisiku pabila mata ini terbuka..ku hanya mampu pasrah...menanti Lunch Hour atau Dinner dan sesuap makanan hospital untuk mengalas perutku yang kosong...bila terimbas kembali, telah banyak ku susahkan jururawa di hospital hanya sekadar mahu meminjam sepasang selipar untukku ke tandas..{ku tertawa sendiri}
berkat dorongan dr umiku.. ku sekadar mahu meneruskan lagi.. ku mengulangi perjalanan pengajianku di Matrikulasi selama setahun.. pada waktu tidak menerima sebarang tawaran di Institut Pengajian Tinggi, sekali lagi air mata ini mengalir... mungkin ini kegagalanku.. masakan tidak... hari yang ku hadir mengikuti kuliah di tahun yang pertama lebih sedikit daripada hari-hariku di hospital...Perjalanan pembelajaran dimatrikulasi yang sentiasa cepat dan laju membuatku tidak dapat mengikutinya...mungkin ini yang ku namakan takdir... walau dengan tangisan.. tidak dapat ku ungkap...namun ku teruskan jua....
tahun yang kedua..di pusat matrikulasi yang sama..hari pertama ku katakan ku hanyalah budak "second intake", namun dek kerana kematanganku dan usiaku, akhirnya adik-adikni dapat tahu..apatah lagi ada junior dr MRSM yg sama tapi tidak mengenaliku semasa di sekolah..gelaran "Kak Wa" hadir di kemudian hari..mereka menghormatiku, namun kadang-kadang ku terasa kesepian mencengkam diri kerana mereka meng"asing"kanku dr sebarang aktiviti kelas yang sepatutnya bersama...ku pasrah melangkah lagi....mahuku beri segulung ijazah untuk umiku atas sokongan tanpa hentinya...hanya kerana tidak mahu membazirkan wang minyak dan tol, setiap kali ku masuk hospital di tahun kedua pengajianku di matrik, ku mendiamkan diri drpd memberitahu keluargaku...maka disini bermula perjalananku untuk berdiri sendiri, bangun dr katil hospital, pnjam duit 50 sen dr mkck2 katil yang berjiran denganku atau dengan jururawat, dan mula menelefon pkck van matrik utk pulang sendiri ke matrik..
Terasa lucu apabila terimbau kembali kerana kadang2 naik van balik tanpa sebarang kasut dan berjalan sendiri naik ke bilik.."pkck Husin, terima kasih sllu amik sy masa masuk hospital"...akhirnya perjuangan ku tamat disini... dengan beroleh 3.51 CGPA keseluruhan dan dengan rasa gembira dan syukur ku panjatkan padaNya, ku memilih kursus untuk diikuti di IPT kelak...
Selepas onak dan duri dilalui di matrikulasi, ku sangkakan akan hadir sinar yang lebih gemilang..ku memilih kelapan-lapan pilihanku yang tidak lari dari bidang Sains dan Biologi dan ku banyak memilik kursus dari Fakulti Sains Kesihatan.. mungkin tidak aku layak menjadi seorang doktor kini, namun ku hanya mahu menjadi seorang Pemulihcara Kerja atau Fisioterapi mungkin..hanya sekadar ingin menumpahkan kudrat yang tinggal untuk membantu orang lain... niatku cume satu, setelah banyak ku lihat insan terlantar di hospital, paling tidak mungkin ku dapat juga membantu orang dalam jalan yang sama..
Tapi..... kita hanya manusia yang mampu merancang... tapi segala ketetapan itu tetap jua dariNya...kelapan-lapan pilihanku tidak ada satu yang dapat...terasa bagai jarum yang terhunus di dada saat menerimanya... ku mendapat tawaran sambung di Universiti Teknologi MARA dalam jurusan Sains Sistem Cerdas {mungkin jarang sekali mendengarnya bukan?} kusangkakan aku bakal mengajar orang bersenam.. or something sort of it.. tapi sebenarnya kursus ini lebih dikenali dalam bahasa Inggerisnya {Artificial Intelligence} --[itupun leps wat research dlm internet]..basicly kursus ini adalah mengenai memprogramkan dan membuat satu sistem yang lebih canggih..Dua tahun dalam kotak fikiranku adalah mengenai manusia {Biologi} sebab Sc Hayat, dan sekarang yang perlu ku pelajari adalah segalanya berkaitan Fizik, Komputer, Program....kursus ini adalah yang tertinggi di Fakulti Sains dan Komputer, namun mempelajarinya amat sukar sekali untukku...setakat buat Powerpoint, Word, i still can manage it...
but to do Programming language??? learning all the kind of C++, BOOLEAN, JAVA... dengan bahasa Komputer yang hanya mampu tafsirkan dua digit iaitu 0 dan 1, ASCII, Allah sahaja tahu dugaanku ini.. ku tempuhi jua...Math, still can handle... but Programming???? mmg angkat bendera putih..mybe i'm just so stress dan penyakitku tidak sembuh sepenuhnya..sebenarnya kursus ni amat menarik...tp for someone really have passion in it.. ulang semula.."PASSION"..aku lebih rela melukis daripada menekan-nekan papan kekunci ini...tp x sangka, ESSAY mengenai "IF U GIVEN CHOICE TO CREATE OR INVENT A MACHINE, WHAT WOULD U DO?" membuatku terpilih menjadi salah seorang pelajar pertukaran ke jepun untuk hadir satu seminar tentang penciptaan ROBOT2 di sana..{sjeje kot lecturer tu pilih essay aku untuk aku gi sana, sebab tgk muka stress jer bila blja, mana taknyer, im just the only person who doesn't stop asking question} hehe..mcm bestjer kan??
tp x.. kesihatanku tak mengizinkan ku pergi.... kadang nak salahkan takdir pun ade gak.. sebab kalau aku x sakit, doktor leh bagi lampu hijau untukku berjalan jauh kesana... sekalilagi.. ku akurkan kata-kata umiku..."adik, jangan sesekali buruk sangka dengan Allah, Dia dtgkan sesuatu mungkin ada hikmahnya kita tak tahu" enam bulan = satu semester ku di sana...akhirnya disember 2007, ibarat satu sinar hadir menyinari..apabila diri ini mendapat tawaran ke Universiti Putra Malaysia dalam bidang Ijazah Sains dgn Pendidikan yg paling penting {majoring Biologi} :)
Atas nasihat umi yang dahulunya bekerja sebagai pendidik menyarankan ku menerimanya... Akhirnya ku teruskan perjuanganku disini..dengan satu azam baru.. fresh air..new environment..new hope..ranjau yang ku tempuh disini, kelak akan sampai ke penghujungnya... dlm tahun ini.. 2011...
Mungkin takkan dapat ku berbakti kepada org yg sakit di hospital, namun inilah jalan ketentuanNya untuk menjadi pendidik kepada anak bangsa.. tanpa guru, takkan mungkin lahir seorang Perdana Menteri bukan? {hehe}..gurauan..
Ranjau yang kulalui selama mana ku menjejakkan kaki di Universiti ini tidak perlulah ku ungkai satu persatu... kerana kelak, mungkin air mata berguguran semula...
Apa yang telah ku hilang... Mungkin akan kemabali satu persatu...
Hanya kudrat ku panjatkan padaNya.. agar ku dapat meneruskan perjuangan ini bagi sebuah kemenangan..
Ya Allah.. beriku sinar.. beriku petunjuk... beriku ketabahan.. jangan Kau palingkan diriku dari mendekati Mu...tetapkan pendirianku..permudahkan perjalananku..
Salam Tahun Baru Semua...
Semoga kita semua mendapat sinar yang lebih baik..drpd hari-hari yang telah berlalu..
Ameen.. Ya Rabbalalamin..
Subscribe to:
Posts (Atom)